Revolusi Arab: untuk demokrasi dan kesejahteraan
Dian Septi Trisnanti[1] Di tengah krisis kapitalisme yang menimpa negeri-negeri pusat imperialis, dunia dibuat terhenyak dengan revolusi negeri-negeri Timur Tengah yang selama ini menjadi ladang
Media Propaganda Partai Pembebasan Rakyat untuk Pendidikan, Penyadaran, dan Alat Perjuangan bagi Pembebasan Manusia
Dewan Perdamaian Trump dan Posisi Indonesia
Dari Barak ke Urusan Sipil
Oppose US Imperialist Military Aggression and Free President Nicholas Maduro!
Organise and Channel the People’s Anger through an Alternative Political Leadership!
PENILAIAN SITUASI, POSISI DAN SIKAP PARTAI PEMBEBASAN RAKYAT (PPR)
Pemilu 2024 dan Sikap Politik Partai Pembebasan Rakyat
Kepentingan US dan NATO di Balik Perang Rusia-Ukraina
Pernyataan Sikap Bersama atas perang Rusia vs Ukraina
Kritik Terhadap Kaum Post Marxis
Indonesia, 1965: Merehabilitasi Korban, Merehabilitasi Revolusi
Dian Septi Trisnanti[1] Di tengah krisis kapitalisme yang menimpa negeri-negeri pusat imperialis, dunia dibuat terhenyak dengan revolusi negeri-negeri Timur Tengah yang selama ini menjadi ladang
Zely Ariane[1] Demokrasi (saat ini) digunakan untuk membuka ruang bagi kelas tertindas menyatukan diri; menyediakan sarana melawan kapitalisme; menyediakan syarat-syarat untuk menggantikan negara borjuis dengan
Dia abaikan mekanisme demokrasi. Sosialisme Indonesia buntu di tengah jalan. Max Lane Tidak bisa disangkal lagi bahwa Sukarno, bersama seluruh generasinya, berhasil menang dalam perjuangan
Dalam artikelnya yang masyhur “Nasionalisme, Islamisme dan Marxisme” sejatinya Sukarno melakukan pembelahan bukan persatuan. MAX LANE Sejak saya mulai belajar sejarah Indonesia di University
Oleh Zely Ariane [1] 13 tahun lalu Soeharto memang harus ditumbangkan. Keputusan tersebut adalah langkah brilian dari satu generasi….” [Nurul Khawari, pelaku penggulingan Soeharto-Orde Baru Mei
Oleh Ganjar Krisdiyan* Ketika menerima undangan dari TURC ini, melihat tema diskusinya: Transformasi Gerakan Buruh Menuju Gerakan Sosial dan Politik, mengingatkan saya kembali ketika memulai
Oleh Zely Ariane* “’Dan internasionale jayalah di dunia…’ Malam ini adalah malam renungan kita yang diimplementasikan lewat konfirmasi2 untuk kawan seperjuangan! Kepada seluruh kaum Marxis
Suryanta* Setiap paginya puluhan ribu buruh (mayoritas perempuan) berjalan seperti kawanan semut menuju kawasan industri Berikat Nusantara Cakung (KBN Cakung). Adon adalah salah seorang diantara
Sebuah pertanyaan besar perlu dikedepankan: apakah malapetaka kemanusiaan pada 1965-1968 adalah sebuah tragedi? Max Lane Pada tahun 1972 sebagai mahasiswa sarjana yang sedang menulis skripsi,
Indonesia berdiri sebagai nasion karena ide-ide yang tumbuh di zamanaufklärung yang menghargai kebebasan berpikir dan menyatakan pendapat. Tapi kini semua berada dalam ancaman. Sebagai negeri majemuk,