Aksi Protes PPRM Yogyakarta Tolak Harga BBM Naik
YOGYA (KRjogja.com) – Puluhan Ibu Rumah Tangga dari Persatuan Politik Rakyat Miskin (PPRM) berunjuk rasa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di depan Gedung Agung,
Media Propaganda Partai Pembebasan Rakyat untuk Pendidikan, Penyadaran, dan Alat Perjuangan bagi Pembebasan Manusia
Dewan Perdamaian Trump dan Posisi Indonesia
Dari Barak ke Urusan Sipil
Oppose US Imperialist Military Aggression and Free President Nicholas Maduro!
Organise and Channel the People’s Anger through an Alternative Political Leadership!
PENILAIAN SITUASI, POSISI DAN SIKAP PARTAI PEMBEBASAN RAKYAT (PPR)
Pemilu 2024 dan Sikap Politik Partai Pembebasan Rakyat
Kepentingan US dan NATO di Balik Perang Rusia-Ukraina
Pernyataan Sikap Bersama atas perang Rusia vs Ukraina
Kritik Terhadap Kaum Post Marxis
Indonesia, 1965: Merehabilitasi Korban, Merehabilitasi Revolusi
YOGYA (KRjogja.com) – Puluhan Ibu Rumah Tangga dari Persatuan Politik Rakyat Miskin (PPRM) berunjuk rasa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di depan Gedung Agung,
Ditulis oleh : Mutiara Ika Pratiwi* Dalam menyikapi rencana kenaikan BBM pada April 2012 mendatang, berbagai elemen gerakan mahasiswa melakukan aksi-aksi menolak rencana tersebut. Dari
Oleh: Paulus Suryanta Ginting** “Kemerosotan industri energi (Minyak, Gas dan Listrik) merupakan bagian dari privatisasi perusahaan negara, bukan sekedar pengambilalihan perusahaan melainkan (sejatinya) untuk melapangkan
Barbara Ehrenreich** Artikel yang pertama kali muncul dalam majalah WIN tanggal 3 Juni, 1976, dan dicetak kembali di sini atas izin pengarang, merupakan pemikiran klasik
Zely Ariane[1] Hari Perempuan Internasional tahun ini di Indonesia ditandai dengan meningkatnya serangan terhadap perempuan. Peningkatan frekuensi kekerasan terhadap perempuan, khususnya kekerasan seksual, dan rencana
Pius Ginting* Rakyat di Kecamatan Sape Bima membentuk Front Rakyat Anti Tambang (FRAT) dalam perjuangan mereka pertahankan lingkungan hidup. Penamaan organisasi perlawanan ini dan tujuan
A PRASETYANTOKO Ketua LPPM, Unika Atma Jaya, Jakarta Thursday, 09 February 2012 Kian jelas,Indonesia masuk dalam kelompok negara berpenghasilan menengah (middle income countries). Badan Pusat
Jum’at, 20 Januari 2012 , 07:40:00 WIB Laporan: A. Supardi Adiwidjaya RMOL. Sistem yang dijalankan di Indonesia saat ini adalah sistem kapitalisme neoliberal. Demikian disampaikan
Derita Sudah Naik Seleher Wiji Thukul kaulempar aku dalam gelap hingga hidupku manjadi gelap kausiksa aku sangat keras hingga aku makin mengeras kaupaksa aku