
Derita Sudah Naik Seleher
Wiji Thukul
kaulempar aku dalam gelap
hingga hidupku manjadi gelap
kausiksa aku sangat keras
hingga aku makin mengeras
kaupaksa aku terus menunduk
tapi keputusan tambah tegak
darah sudah kauteteskan dari bibirku
luka sudah kaubilurkan ke sekujur tubuhku
cahaya sudah kaurampas dari biji mataku
derita sudah naik seleher
kau menindas
sampai di luar batas
