Apakah Sukarno menjadi seorang Trotskyis ketika mesti memilih pada jalan mana revolusi harus ditempuh? MAX LANE Pada 1958 Presiden Sukarno pernah menyampaikan beberapa kuliah tentang
Penulis: administrator
Berjuang untuk Sosialisme = berjuang untuk demokrasi
Bebaskan 30 aktivis PSM! Zely Ariane[1] “Tetaplah kuat (berjuang), karena akan membuatku tambah kuat. Kari ayam yang mereka kasihkan (dipenjara) telalu berminyak.” Sarat Babu al
Warga Urut Sewu, Perjuangan Petani Melawan TNI
Ganjar Krisdiyan[1], S.E. Kasus yang paling banyak melibatkan tindakan kekerasan aparat keamanan/TNI terhadap masyarakat adalah kasus-kasus perampasan tanah. Rakyat yang tanahnya dirampas, baik yang dilakukan
Demokrasi terancam, gerakan sosial belum banyak bertindak
Oleh: Mutiara Ika Pratiwi[1] Ancaman militerisme yang terdapat dalam rencana pengesahan Rancangan Undang-Undang Intelijen dan KUHP pada Juli 2011 mendatang ternyata masih cukup sepi direspon
Benang merah perjuangan demokrasi dan kesejahteraan
Oleh: Paulus Suryanta Ginting* Soeharto sudah dijatuhkan hampir 13 tahun lalu. Di berbagai tempat bupati-bupati, gubernur-gubernur, lurah-lurah lama yang menjadi “kaki-tangan” kekuasaan Orde Baru banyak
Revolusi Arab: untuk demokrasi dan kesejahteraan
Dian Septi Trisnanti[1] Di tengah krisis kapitalisme yang menimpa negeri-negeri pusat imperialis, dunia dibuat terhenyak dengan revolusi negeri-negeri Timur Tengah yang selama ini menjadi ladang
Tak ada kesejahteraan dan keadilan tanpa demokrasi
Zely Ariane[1] Demokrasi (saat ini) digunakan untuk membuka ruang bagi kelas tertindas menyatukan diri; menyediakan sarana melawan kapitalisme; menyediakan syarat-syarat untuk menggantikan negara borjuis dengan
Sukarno yang (Di)Kalah(kan) Total
Dia abaikan mekanisme demokrasi. Sosialisme Indonesia buntu di tengah jalan. Max Lane Tidak bisa disangkal lagi bahwa Sukarno, bersama seluruh generasinya, berhasil menang dalam perjuangan
Sukarno: Pemersatu atau Pembelah?
Dalam artikelnya yang masyhur “Nasionalisme, Islamisme dan Marxisme” sejatinya Sukarno melakukan pembelahan bukan persatuan. MAX LANE Sejak saya mulai belajar sejarah Indonesia di University
Reformasi tidak bisa mengganti rezim kapitalis-militeristik
Oleh Zely Ariane [1] 13 tahun lalu Soeharto memang harus ditumbangkan. Keputusan tersebut adalah langkah brilian dari satu generasi….” [Nurul Khawari, pelaku penggulingan Soeharto-Orde Baru Mei
