Laporan Situasi Internasional
Laporan telah disetujui oleh IC Fourth International Februari 2012* Garis besar laporan ini, dipresentasikan oleh Laurent Carasso atas nama Biro Fourth International dan diperkaya oleh
Media Propaganda Partai Pembebasan Rakyat untuk Pendidikan, Penyadaran, dan Alat Perjuangan bagi Pembebasan Manusia
Dewan Perdamaian Trump dan Posisi Indonesia
Dari Barak ke Urusan Sipil
Oppose US Imperialist Military Aggression and Free President Nicholas Maduro!
Organise and Channel the People’s Anger through an Alternative Political Leadership!
PENILAIAN SITUASI, POSISI DAN SIKAP PARTAI PEMBEBASAN RAKYAT (PPR)
Pemilu 2024 dan Sikap Politik Partai Pembebasan Rakyat
Kepentingan US dan NATO di Balik Perang Rusia-Ukraina
Pernyataan Sikap Bersama atas perang Rusia vs Ukraina
Kritik Terhadap Kaum Post Marxis
Indonesia, 1965: Merehabilitasi Korban, Merehabilitasi Revolusi
Laporan telah disetujui oleh IC Fourth International Februari 2012* Garis besar laporan ini, dipresentasikan oleh Laurent Carasso atas nama Biro Fourth International dan diperkaya oleh
Harry Wibowo** Jasad Marsinah diketahui publik tergeletak di sebuah gubuk berdinding terbuka di pinggir sawah dekat hutan jati, di dusun Jegong, desa Wilangan, kabupaten Nganjuk,
USUT dan TUNTASKAN KASUS MARSINAH ADILI PARA PELAKU PELANGGAR HAM DAN KEKERASAN SEKSUAL PADA MASA ORBA 19 tahun yang lalu, pada 9 Mei 1993, jasad
Gatra (7/5). Peringatan kematian Marsinah, yang terbunuh setelah hilang diculik itu, dimotori sejumlah aktivis perempuan dari berbagai elemen, antara lain, dari Radio Komunitas Marsinah FM,
SEKBER BURUH JABOTABEK Pernyataan Sikap Kaum Buruh dan Rakyat Bersatu: Lawan Kapitalisme dan Imperialisme! Pada Peringatan Hari Buruh Sedunia Tahun 2012 Pada
KBR68H – Ada 70 ribu buruh perempuan di Kawasan Berikat Nusantara (BKN), Cakung, Jakarta Utara. Lebih banyak ketimbang buruh lelaki. Buruh-buruh perempuan itu menghadapi persoalan
JOGJA—Belasan orang yang tergabung dalam Komite Rakyat Bersatu menggelar aksi di depan Pasar Beringharjo Jalan Ahmad Yani Jogja, Jumat (27/4) siang. Mereka membawa spanduk bertuliskan
Terhadap Aksi Penggagalan Rencana Kenaikan Harga BBM, 30 Maret 2012 di Depan Gedung DPR-RI Sekretariat Bersama Buruh (sementara) Kantor LBH Jakarta, JL. Diponegoro No. 74 Jakarta
Christina Yulita[1] Ide nasionalisme hari ini menjadi “sandaran” ditengah problem sosial ekonomi politik yang semakin hari semakin memburuk bagi bangsa Indonesia. Terlebih para elit politik,
Mutiara Ika Pratiwi** Rakyat di Venezuela, Bolivia, Ekuador, Nikaragua, dan tentu saja Kuba sedang membangun kemandiriannya. Dinilai dari perlawanan masif mereka dalam menentang konsep dan