BBM Akan Tetap Naik, Mari Lanjutkan Perlawanan!

Seri Tolak BBM Naik 1

Cukup Sudah Dipermainkan DPR, Dibohongi Pemerintah SBY-Budiono

BBM Akan Tetap Naik, Mari Lanjutkan Perlawanan!

 

Bahan bakar minyak (BBM) adalah salah satu sumber energi pokok bagi kelangsungan hidup rakyat. Naik turunnya harga BBM menentukan naik turunnya harga produksi dan distribusi barang-barang kebutuhan lainnya yang menggunakan BBM, seperti: listrik, transportasi, bahan makanan pokok (utamanya beras, jagung, kedelai, terigu, telor dan gula) dan seterusnya. Oleh karena itu BBM menjadi barang komoditas (dagangan) yang paling utama dan paling penting, sekaligus paling menguntungkan bagi para pemiliknya.

Naik turunnya harga BBM di Indonesia disebabkan oleh: persaingan antar perusahaan-perusahaan raksasa minyak dunia, seperti: Chevron, Caltex, Exxon, dan Conoco Phillips (AS), Shell (Belanda), Total (Perancis) , BP (Inggris), Petro Cina (Cina), yang sedang menguasai perindustrian minyak di seluruh dunia—termasuk Indonesia, saling terkait dengan naik turunnya kurs dollar terhadap rupiah—pemerintah membeli minyak dengan mata uang dollar, struktur industri minyak nasional yang tidak efisien, minim teknologi, dan tidak mandiri, situasi cadangan minyak nasional dan internasional serta spekulasi harga minyak di pasar saham.

Bila negara tidak turun tangan mengintervensi harga BBM (dalam bentuk subsidi hingga pengambilalihan penguasaan) maka harganya bisa semakin jauh dari daya beli rakyat. Oleh karena itu negara Indonesia menetapkan besaran subsidi agar harga BBM berada dalam “jangkauan” masyarakat. Pengurangan subsidi BBM (dan gas) inilah yang, paling tidak, sejak 10 tahun terakhir telah dilakukan SELURUH PEMERINTAHAN di Indonesia (dari Megawati hingga SBY), sehingga membuat harga BBM naik. Tahun ini pemerintah kembali hendak menaikkan harga BBM pada 1 April 2012, yang disambut kemarahan ratusan ribu rakyat diseluruh Indonesia, dan ditutup oleh dagelan DPR pada 31 Maret 2012, dini hari.

Apa arti hasil sidang paripurna DPR 31 Maret 2012?

Pertama, kenaikan BBM 1 April DITUNDA. Namun, kebutuhan BBM rakyat dibuat semakin tidak dilindungi dan diserahkan pada mekanisme pasar dalam 6 bulan ke depan. Berdasarkan keputusan DPR, harga BBM AKAN DINAIKKAN jika: rata-rata harga minyak mentah Indonesia (ICP) selama 6 bulan (berturut-turut) melampaui 15% dari asumsi RAPBN-P yang besarnya $105/barel. Dengan kata lain, pemerintah SBY-Budiono akan menaikkan harga BBM jika harga rata-rata ICP selama 6 bulan melampaui $120.75. Inilah makna dari tambahan ayat 6a pada pasal 7 UU Nomor 22 tahun 2011 tentang APBN Perubahan (APBN-P).

Dengan demikian maka kenaikan harga BBM hanya tinggal menunggu waktu, karena harga rata-rata ICP sejak Januari-Maret 2012 sudah mencapai $122,07/barel. Tidak ada jaminan ICP akan turun di 3 bulan atau 6 bulan mendatang, sehingga harga rata-rata ICP bisa di bawah $120. Ketika harga ICP ditentukan oleh sebab-sebab diatas, maka kita sudah mengetahui bahwa jika harga BBM Indonesia ditentukan oleh naik-turunnya harga ICP, berarti pemerintah sedang menyerahkan nasib kita ke tangan pasar yang dikuasai oleh raksasa-raksasa minyak di atas.

Kedua, DPR saat ini tak bisa lagi dipercaya setelah mereka berjudi nasib rakyat menggunakan isu BBM (demi pemilu 2014). DPR lepas tangan dengan menyerahkan keputusan untuk menaikkan harga BBM kepada pemerintah berdasarkan logika pasar, setelah sebelumnya bersandiwara pura-pura menolak kenaikan harga BBM, namun ternyata mendukung opsi 2 (penambahan ayat 6a). Ada tiga lakon sandiwara partai-partai yang terjadi di DPR saat itu. Lakon pertama adalah penjahat (antagonis) yang peran utamanya adalah Partai Demokrat; lakon kedua adalah penjilat (oportunis) yang diperankan oleh partai-partai pendukung koalisi seperti PAN, PKB, PKS, PPP, dan PBB; lakon ketiga adalah pahlawan (protagonis) yang pemeran utamanya adalah PDIP dibantu oleh Gerindra dan Hanura.

Di penghujung cerita, ternyata, hanya PDIP lah yang tampil sebagai pahlawan karena tetap menolak opsi 2. Namun anehnya, ratu PDIP, Megawati Soekarnoputri, pada akhirnya melarang kadernya turun ke jalan dengan membawa bendera PDIP untuk menolak kenaikan BBM, seperti halnya raja PDIP, Taufik Kemas, yang meminta maaf pada pemerintah (yang isinya partai koalisi) terkait demo-demo BBM oleh kader partainya. Mungkin perannya dalam lakon ini adalah pahlawan bertopeng.

Apa arti berbagai protes menolak kenaikan BBM menjelan 1 April 2012?

Bahwa rakyat, khususnya mahasiswa dan buruh, lah pahlawan sejatinya! Ratusan ribu orang turun ke jalan-jalan di kota Jakarta, Tangerang, Medan, Bandung, Cianjur, Tasikmalaya, Purwokerto, Semarang, Cirebon, Indramayu, Surabaya, Mojokerto, Solo, Yogyakarta, Makassar, Palu, Mamuju, Samarinda, Balikpapan, Ambon, Ternate, Jayapura, melakukan protes dengan  berbagai metode, yang bertujuan agar rencana kenaikan BBM dibatalkan. Blokade jalan, upaya keras untuk masuk dan menduduki kantor-kantor pemerintah, bandar udara, pelabuhan, yang berbuah gas air mata, pemukulan, penyiksaan, peluru karet, penangkapan, dan pemenjaraan oleh dari aparat keamanan, BERHASIL MEMAKSA DPR MENUNDA kenaikan BBM 1 April.

Artinya politik protes massa, demonstrasi massa, partisipasi langsung massa, pergerakan massa adalah satu-satunya politik yang disegani penguasa, menguntungkan rakyat. Sementara politik sandiwara, tipu-tipu, muka dua, yang tidak menghendaki partisipasi massa, adalah politik yang merugikan rakyat dan menguntungkan penguasa.

Apa yang harus kita lakukan?

  • Melanjutkan perlawanan dan aksi-aksi protes menolak kenaikan BBM.
  • Membuat perlawanan menjadi lebih luas, lebih kuat, lebih pandai, lebih kreatif, lebih berani, lebih terencana dan terorganisir dengan baik, dengan melibatkan semua sektor rakyat yang akan paling sengsara kalau BBM naik: buruh, supir, petani kecil, nelayan, ibu-ibu rumah tangga, pedagang-pedagang kecil, tukang dagang keliling, dst.
  • Menyebarkan bahan-bahan bacaan, slogan-slogan aspirasi dan tuntutan, melalui berbagai macam media kreatif (selebaran, corat coret dinding kota, stiker, lukisan, kartun, lirik lagu, spanduk, poster, kartu pos, dll) untuk membantu rakyat mengerti apa yang sedang terjadi, mendiskusikan dan memperdebatkannya agar tak lagi-lagi ditipu dan dibodohi.
  • Membangun wadah-wadah protes BBM naik, tolak pengurangan subsidi, tolak dimiskinkan, dll, dengan aktivitas yang beragam dan sekreatif mungkin.
  • Bersatu!

You might also like

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *